Rabu, 15 November 2017

Kematian Akan Tiba


Seorang Ibu setengah baya, paginya sehat walafiat masih berjualan di warung bersama suaminya. Siang hari mendadak badanya lemas tak berdaya, langsung dibawa kerumah sakit. Dalam perjalanan sudah tak bernyawa. 

        Sementara seorang nenek tua renta tetangganya yang ikut bertakziah, masih di beri umur panjang. Mungkin ada yang berfikir, kenapa tidak nenek itu saja duluan? Tapi ya begitulah kematian, memang misterius. Islam mengajarkan kita bahwa semua yang hidup pasti akan menemui ajal atau kematian. Kematian itu sesuatu yang pasti akan menghampiri kita. Cuma kapan dan dimana kita tidak pernah tahu, dan dalam keadaan sedang apapun kita tak pernah tahu. 

        Seorang yang meninggal dunia dalam keadaan beriman, maka dijanjikan oleh Allah akan di tempatkan pada tempat yang mulia. Kematian hanyalah peristiwa perpindahan tempat, yaitu dari kehidupan di dunia kemudian beralih ke alam kubur dan berlanjut ke alam yang lebih kekalyaitu akherat. Lantas kita hidup di dunia untuk apa lagi kawan? Akan tiba waktunya nanti, lidah kita akan berbicara telah berkata apa saja, melainkan tangan kita berbicara telah melakukan apa saja di dunia, telinga kita telah mendengar apa saja, kaki kita di langkahkan ke mana saja, mata kita dipergunakan untuk melihat apa saja. 

        Masyaallah 1 hari di akhirat sama dengan 1000 tahun di dunia. Kebayangkan siksaan yang kita terima jika walau hanya 1 jam di akhirat kelak ? Mari kita ubah hidup kita mulai dari sekarang, kita berlomba-lomba mengumpulkan poin untuk masuk surga. Dengan cara-cara yang sudah islam ajarkan tentunya. Apa yang kita kerjakan didunia akan setimpal apa yang kita terima di hari akhir kelak. Tak lagi gunakanya kita menyombongkan dan membantah perintah Allah, karena semua yang bernyawa akan mati, sebagaimana yang dikatakanNYA pada surat Ali-Imran ayat 185 : 

         "Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan baru pada hari kiamatlah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan."(QS Ali'Imran: 185) Dan kamu tidak akan tau bagaimana sakaratulmaut menjemputmu dengan cara bagaimana, "Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakratulmaut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): “Keluarkanlah nyawamu”. Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya." (QS Al-An’am 6:93)" selanjutnya...