Minggu, 29 Oktober 2017

PANTAI SANDRANAN YOGYAKARTA

Mau berbagi pengalaman nih, tentang liburan kemarin di jogja,
Saya dengan rombongan akan menikmati indahnya pantai sandranan - yogyakarta. Kita berangkat jam 07:00 dari boyolali. Memang saat itu bertepatan tanggal merah, dan pastinya banyak sekali orangluar kota berlibur di jogja juga. Tidak aneh lagi kalo kita kejebak macet yang cukup panjang di jalan menuju pantai sandranan. Kurang lebih 3 kilo lagi bis kita sampe ke pantai tersebut. Tapi sayangnya antrian menuju pantai itu butuh waktu berjam-jam untuk bisa masuk keparkirannya. Sudah 1 jam terhenti dalam antrian yang panjang, kita putusin buat puter balik nyari pantai lain. Karena bis kita gak bisa masuk ke area pantai sandranan itu dikarnakan parkirannya sudah membludak alias penuhhhhhhhhh,
Terpanksa rencana awal dibatalkan, kita cari pantai yang masih kosong tapi viewnya tetap bagus. Salah satu teman mengusulkan untuk ke pantai sepanjang saja. Karena parkirannya luas dan pantainya lumayan ok. Setiba di pantai sepanjang jam 11.30 kita langsung siap-siap mau main air tapi dikarnakan tengah hari banget, yaudah kita makan dulu. Ketika makan siang tiba-tiba handphone saya berbunyi suara adzhan dari aplikasi Panduan Muslim. Alhamdulillah sudah masuk jam sholat dzuhur ternyata. Setelah makan saya dan teman-teman bergegas cari musholah untuk sholat dulu.
Setelah selesai wudhu, kami berjalan menuju musholah. Ketika masuk kami tidak menemui tanda arah kiblat dalam musholah itu. Mau bertanya tapi tidak ada  orang yang berjaga di musholah itu dan hanya saya dan 3 teman saya. Untungnya saya ingat kalo saya pake aplikasi panduan muslim yang ada fitur petunjuk arah kiblatnya, langsung ambil handphone dan buka aplikasinya aktifkan GPS, putar-putar hp, dan dengan cepat kita langsung nemuin arah kiblat. Selesai sholat, sajadahnya sengaja kita gak beresin. Biar orang sholat setelah kita langsung tau kiblatnya kemana.
Gak berasa udh jam 1 siang, siap-siap untuk main air. Yeeeee... sudah lama gak main air laut akhirnya kesampean juga. Ombaknya gede banget dan airnya bersih banget. Ditambah banyak tebing-tebing putih pinggiran pantai yang keren abis. Bagus buat foto-foto! Selesai main air, kita bergegas bersih-bersih, mandi, sholat asar, dan pergi ke malioboro sebelum pulang, untuk beli oleh-oleh dan makan gudeg pastinya. Gak berasa udah malam, saatnya pulang ke boyolali. Perjalanan pukul 22:00 sampai boyolali pukul 01:30 alhamdulillah perjalanan pulang lancar walaupun di temani hujan sepanjang perjalanan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar